Saat melakukan trading aset menggunakan Margin, memahami kesehatan portofolio Anda sangatlah penting. Secara khusus, Anda harus memahami Margin Call dan Stop Out—dua sistem keamanan otomatis yang dirancang untuk membatasi kerusakan modal selama volatilitas pasar yang tinggi.
Margin Call: Sistem Peringatan Risiko
Margin Call adalah tingkat peringatan yang dipicu ketika Ekuitas Anda (jaminan tersisa) turun ke persentase tertentu relatif terhadap margin yang digunakan. Notifikasi ini berfungsi sebagai pengingat bagi trader untuk mempertimbangkan menambah dana atau menutup beberapa posisi guna mengembalikan tingkat margin ke level yang aman.
Batas Margin Call di IUX adalah sebagai berikut:
Akun Standard, Pro, dan Raw: Peringatan dipicu ketika Margin Level mencapai 40%.
Stop Out: Likuidasi Otomatis untuk Mencegah Utang
Stop Out adalah langkah terakhir di mana sistem secara otomatis menutup posisi trading aktif Anda. Hal ini terjadi ketika tingkat margin Anda mencapai titik kritis, sehingga mencegah saldo akun Anda jatuh ke angka negatif.
Pada platform MT5, level Stop Out diatur sebagai berikut:
| Tipe Akun | Level Stop Out | Dampak |
|---|---|---|
| Standard | 20% | Posisi akan ditutup ketika tingkat margin mencapai 20%. |
| Raw | 20% | Posisi akan ditutup ketika tingkat margin mencapai 20%. |
| Pro | 20% | Posisi akan ditutup ketika tingkat margin mencapai 20%. |
Peringatan Penting: Untuk semua tipe akun, jika Margin Level kurang dari atau sama dengan 100% selama periode jeda pasar, sistem dapat secara otomatis menutup posisi untuk melindungi akun dari risiko yang terkait dengan "Price Gaps" saat pasar dibuka kembali, dan dapat memicu Stop Out jika terus turun menuju ambang batas 20%.
Cara Menghindari Margin Call dan Stop Out
Untuk menjaga kesehatan akun trading, trader profesional sering mengikuti praktik terbaik berikut:
Pantau Margin Level: Selalu perhatikan "Margin Level %" di terminal MT5 Anda.
Gunakan Stop Loss: Selalu pasang Stop Loss untuk menentukan batas kerugian maksimal per transaksi.
Kelola Leverage: Meskipun leverage tinggi meningkatkan daya beli, hal ini juga mempercepat terjadinya Margin Call jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda.
Siapkan Buffer untuk Volatilitas: Pastikan Anda memiliki Free Margin yang cukup untuk menahan fluktuasi pasar sementara.