Dalam dunia perdagangan keuangan internasional, Slippage mengacu pada perbedaan antara "harga yang diminta" dari suatu order dan "harga yang dieksekusi" yang diberikan oleh sistem. Meskipun slippage adalah kejadian mendasar di setiap pasar global, memahami mekanismenya dan belajar cara mengelolanya akan membantu investor mempertahankan margin keuntungan mereka secara efektif.
Penyebab Utama Terjadinya Slippage
Slippage biasanya terjadi dalam dua kondisi pasar utama:
Volatilitas Tinggi: Terutama selama rilis berita ekonomi berdampak tinggi, di mana harga bergerak sangat cepat sehingga sistem tidak dapat mengisi order pada harga awal.
Likuiditas Rendah: Selama periode volume perdagangan yang rendah, mungkin tidak cukup banyak pihak lawan pada level harga yang Anda minta, sehingga sistem harus mengeksekusi perdagangan pada harga terbaik berikutnya yang tersedia.
Standar Manajemen Slippage di IUX
Kami memprioritaskan presisi eksekusi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi klien kami melalui mekanisme berikut:
Likuiditas Mendalam: Dengan terhubung ke penyedia likuiditas global papan atas, kami memastikan order Anda memiliki peluang tertinggi untuk terisi pada harga yang Anda inginkan.
Teknologi Eksekusi Sangat Cepat: Kami menggunakan pemrosesan order berkecepatan tinggi untuk meminimalkan jeda milidetik antara penempatan dan eksekusi order, mencegah perbedaan harga di saat volatilitas tinggi.
Strategi untuk Mengurangi Slippage
Trader dapat mengelola risiko yang terkait dengan slippage dengan menerapkan kebiasaan profesional berikut:
Menggunakan Limit Order: Gunakan Limit Order daripada Market Order untuk menentukan harga pasti di mana Anda bersedia membeli atau menjual.
Menghindari Berita Berdampak Besar: Hindari trading selama pengumuman ekonomi utama jika Anda ingin menghindari volatilitas ekstrem.
Mengatur Toleransi Slippage: Banyak platform memungkinkan Anda mengatur deviasi maksimum (dalam poin atau pip) yang bersedia Anda terima sebelum order dibatalkan secara otomatis.