Untuk melakukan trading instrumen CFD secara profesional, memahami bagaimana profit dan loss (P&L) dihitung sangatlah penting. Ini bukan sekadar membaca angka di layar trading—perhitungan yang akurat merupakan bagian inti dari manajemen risiko.
Mengetahui cara menghitung profit dan loss sebelumnya membantu trader memilih ukuran lot yang sesuai, mengendalikan eksposur risiko, dan merencanakan strategi trading secara lebih efektif.
Rumus dan Langkah-Langkah Perhitungan Profit dan Loss
Perhitungan profit dan loss dalam trading CFD terdiri dari tiga langkah utama, seperti dijelaskan di bawah ini:
| Langkah | Rumus | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1. Selisih Harga | (Harga Buka – Harga Tutup) × (10 ^ Digit) | Menghitung pergerakan harga dalam poin atau pip |
| 2. Nilai Pip | ((Ukuran Kontrak × Ukuran Lot) × (10 ^ –Digit)) ÷ Kurs | Menentukan nilai setiap pip dalam mata uang akun |
| 3. Profit / Loss Akhir | Nilai Pip × Selisih Harga | Hasil akhir ditampilkan dalam mata uang akun trading |
Contoh Perhitungan Profit dan Loss
Klik untuk menutup/membuka konten
Contoh 1: Pasangan Mata Uang Mayor (GBPUSD CFD – Order Buy)
Order: Buy 0.01 lot
Harga Buka: 1.35400
Harga Tutup: 1.35443
Perhitungan:
Selisih harga = 43 poin × Nilai Pip ($0.01)
Hasil:
Profit = $0.43
Contoh 2: Pasangan Mata Uang Minor (EURCAD CFD – Order Buy)
Order: Buy 0.01 lot
Harga Buka: 1.48452
Harga Tutup: 1.48431
Perhitungan:
Selisih harga = –21 poin × Nilai Pip ($0.00729)
Hasil:
Loss = –$0.15
Contoh 3: Trading Indeks Saham (UK100 CFD – Order Sell)
Order: Sell 0.1 lot
Harga Buka: 7542.20
Harga Tutup: 7545.50
Perhitungan:
Selisih harga = –330 poin (harga naik berlawanan dengan posisi Sell) × Nilai Pip ($0.00108)
Hasil:
Loss = –$0.35
Tips Berguna
Untuk mempermudah perhitungan dan menghemat waktu, trader disarankan menggunakan Kalkulator Trading IUX, yang memberikan hasil cepat dan akurat berdasarkan kondisi pasar secara real-time.